Awesome Image

dekopin

Dekopin Pusat

Digitalisasi jadi Jalan Bagi Koperasi untuk Bertahan di Masa Pandemi

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Nurdin Halid mendorong Gerakan Koperasi Jawa Tengah untuk terus menggalang kerjasama yang solid dan kerja-kerja kreatif inovatif dalam proses transformasi ekonomi koperasi di masa sulit akibat Covid-19. Menurut Nurdin Halid, transformasi ekonomi adalah keniscayaan di era Revolusi Industri 4.0.

Untuk memacu transformasi ekonomi Koperasi, Nurdin Halid menjelaskan bahwa Dekopin saat ini tengah mempercepat proses digitalisasi Koperasi sebagai tindak lanjut penandatanganan MOU pada Hari Koperasi 12 Juli 2020 lalu antara Dekopin dengan PT Digital Wahana Asia sebagai penyedia sejumlah aplikasi digital khusus untuk komunitas Koperasi.

Melalui Kerjasama tersebut, Dekopin menjadikan masa krisis saat ini sebagai momentum percepatan digitalisasi koperasi Indonesia agar proses transformasi ekonomi koperasi benar-benar berjalan cepat, massif, dan terukur.

“Dekopin mendorong koperasi-koperasi melakukan transformasi diri agar bisa bersaing di era ekonomi digital saat ini. Transformasi menyangkut cara kerja organisasi, penataan kelembagaan dan database keanggotaan Koperasi,manajemen dan proses bisnis koperasi, sistem akuntansi, serta pengawasan koperasi berbasis digital. Itu sebuah tuntutan bagi koperasi hari ini dan di masa depan,” ujar Nurdin Halid dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Nurdin Halid mengatakan bahwa krisis ekonomi akibat Covid-19 harus mampu dimanfaatkan oleh gerakan koperasi untuk melakukan lompatan-lompatan besar. Selain aktif mendorong digitalisasi, Dekopin juga membentuk tim khusus untuk pemulihan koperasi di tengah krisis akibat pandemi Covid-19, yaitu tim pemulihan Koperasi primer, Koperasi sekunder, serta Koperasi simpan-pinjam dan Koperasi kredit.

Menurutnya, percepatan digitalisasi koperasi adalah langkah strategis untuk menyelamatkan koperasi dari krisis panjang akibat pandemi Covid-19 sekaligus mempercepat transformasi ekonomi koperasi.

“Di satu sisi, digitalisasi mempercepat transformasi koperasi. Di sisi lain,digitalisasi keanggotaan koperasi akan menjadi basis data yang valid bagi Pemerintah untuk menyalurkan berbagai program bantuan dan skema stimulus bagi masyarakat anggota koperasi dalam kerangka pemulihan ekonomi nasional. Karena digitalisasi terkait keanggotaan, bisnis, keuangan dan skema pelancaran stimulus bagi anggota koperasi,” kata Nurdin Halid.

Lebih lanjut, Nurdin Halid mengatakan bahwa sosialisasi program percepatan digitalisasi Koperasi menjadi salah satu agenda dalam Rapat Koordinasi Wilayah Terbatas (Rakorwiltas) Dekopinwil secara virtual yang digelar secara marathon, 12-15 Agustus 2020. Rakorwiltas dibagai dalam empat kelompok yaitu kelompok Dekopinwil se-Sumatera; Kelompok Dekopinwil se-Jawa;Kelompok Dekopinwil Bali, NTB, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat; serta kelompok Dekopinwil se-Kalimantan dan se-Sulawesi.

“Saya sudah minta tim IT digitalisasi koperasi untuk mulai mensosialisasikanempat jenis aplikasi digital kepada struktur Dekopin, termasuk melalui Rakorwiltas. Sosialisasi melalui struktur Dekopin dengan jaringan luas diseluruh Nusantara diharapkan bisa mempercepat proses digitalisasi koperasi-koperasi Indonesia,” pungkas Nurdin Halid.

Share: