Awesome Image

'Koperasi untuk Perubahan Iklim', Buah Kerjasama DPKLTS & Dekopin dalam Go Green Campaign 3.0

Aksi

'Koperasi untuk Perubahan Iklim', Buah Kerjasama DPKLTS & Dekopin dalam Go Green Campaign 3.0

 Go Green Campaign 3.0 adalah sebagai salah satu wujud partisipasi Gerakan Koperasi Global dalam mengantisipasi perubahan iklim melalui program World Goes Green With Africa, America, Asia & Pacific. Program ini diinisiasi oleh International Cooperative Alliance Asia and Pacific (ICA AP) Committee on Youth Cooperation (ICYC) untuk meningkatkan peran pemuda pada khususnya dan masyarakat pada umumnya dalam SDGs (Suistanable Development Goals) dengan Tema: “Koperasi untuk Perubahan Iklim.”

Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) sebagai wadah tunggal Gerakan Koperasi Indonesia dibawah pimpinan H. A.M. Nurdin Halid merupakan bagian integral dari Gerakan Koperasi Global, hadir dalam pemecahan permasalahan lingkungan dan berpartisipasi akif dalam Go Green Campaign 3.0.

Sebagai wujud patisipasi dalam Go Green Campaign 3.0 sekaligus dalam rangka peringatan Hari Koperasi Indonesia (12 Juli 2020) dan Hari Koperasi Internasional (4 Juli 2020), Panitia HARKOPNAS 73 DEKOPIN bergandeng tangan dengan Induk Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO) dan Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS) serta MyUKM telah melakukan kegiatan penanaman pohon aren, bambu dan kopi tipika endemik Jawa Barat yang dikenal dengan nama Sunda Geisha di wilayah Sukawana, Kabupaten Bandung Barat pada tanggal 5 Juli 2020 dan merupakan awal dari rangkaian kegiatan Go Green Campaign 3.0 DEKOPIN kedepan di seluruh wilayah Indonesia.

Selain Pendi Yusup (Ketua Umum KOPINDO) beserta beberapa pengurus lainnya, Raliansen Saragih (Wakil Ketua Umum DEKOPIN sekaligus Ketua HARKOPNAS 73), Bapak Mayjend TNI (purn) Iwan Sulanjana (Ketua Umum DPKLTS) beserta ibu, turut hadir dalam kegiatan ini dari berbagai elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan melakukan penanaman pohon aren, bambu dan kopi, antara lain: Abah Landung (95th) ikon KPK, Pejuang Dwikora dan Bapak Guru; Adang Kosma Wijaya  mewakili DPKLT; Agus Joker mewakili Perkumpulan KAHEMAN (Petani Bunga); Sudharma Basuki & istri, pegiat lingkungan dan produser Biocompound; Hendro Wibowo, Dadang dan Asep mewakili petani kopi Jayagiri; Yaya, penangkar bibit kopi tipika Jayagiri; Firman, roastery & barista; Yanto mewakili KTH Sukawana; Tarmo - purnawirawan TNI mewakili masyarakat Sukawana; Umi Daryati mewakili perempuan Sukawana; Riza mewakili Brotherhood for Ecological Conservation; dan Aiptu Tatang Somantri - POLSEK Cisarua - Binmas Desa Karyawangi.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPKLTS, Bapak Mayjend (purn) Iwan Sulanjana mengingatkan bahwa gap kaderisasi pemerhati kehutanan dan lingkungan di Tatar Sunda (khususnya) sudah sangat jauh. Karenanya, dia bersyukur acara Go Green Campaign 3.0 di Jawa Barat yang diprakarsai oleh generasi muda koperasi dan panitia HARKOPNAS 73 dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

Pendi Yusup, Ketua Umum KOPINDO menyampaikan: “Bahwa hal-hal yang perlu diperhatikan kedepan, yaitu menghadirkan koperasi dalam mewadahi proses aktivitas dilingkungan lanskap baik yang bersifat ekonomi atau non ekonomi dengan melibatkan para pekerja dan penggarap lahan di sekitar hutan sebagai salah satu upaya mensejahterakan masyarakat yang tergantung pada lahan di wilayah hutan, sebab hutan selain memiliki nilai ekologis, juga harus bermanfaat ekonomis bagi masyarakat yang tinggal di kawasan sekitar hutan.”

"Oleh karena itu, di lokasi dimana saat ini kita menanam pohon di wilayah Sukawana, Kabupaten Bandung Barat ini akan kita bangun Balai Pelatihan Kopi milik kita bersama dalam wadah koperasi.” Pungkas Pendi Yusup lebih lanjut.

Share: